Kenali 3 Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Berikut Supaya Tepat Mencari Solusinya

Jika diperhatikan anak-anak di sekitar Anda memiliki proses tumbuh dan berkembang yang saling berlainan, dan termasuk hal normal. Misalnya saja ada anak tetangga sudah bisa berjalan sejak usia 1 tahun dan bisa jadi tetangga lainnya baru bisa berjalan menginjak usia 2 tahun.

Semua ini memang normal sebab ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak yang membuat satu sama lain berbeda. Sebagai calon orangtua sudah tentu perlu mengetahui hal ini supaya tidak kaget sekaligus cemas berlebihan mendapati buah hatinya terkesan lambat.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan & perkembangan anak

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan & perkembangan anak

Kenali Beberapa Faktor yang Mempengaruhinya

Sebagai orangtua memang wajar merasa cemas jika pertumbuhan maupun perkembangan buah hati tidak seperti anak sebelah rumah. Namun baiknya konsultasikan ke dokter sebab bisa jadi tidak ada masalah hanya memang karakter anak demikian. Apalagi banyak faktor mempengaruhi kondisi ini, diantaranya adalah:

1. Faktor genetik

Gen yang diturunkan oleh kedua orangtua bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak, sebab gen ini mempengaruhi metabolisme tubuh. Sehingga besar kemungkinan pertumbuhan si kecil lebih lambat karena faktor genetik ini. Baiknya tengok dulu apakah semasa kecil Anda juga lambat untuk bisa berjalan, berbicara, dan sebagainya. Jika orangtua Anda mengatakan iya, maka tidak perlu cemas bisa jadi hanya karena masalah waktu saja.

2. Kondisi lingkungan sekitar,

Sebenarnya ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan anak namun salah satunya adalah kondisi lingkungan sekitar. Ketika tinggal di lokasi yang sanitasi nya buruk maka meningkatkan resiko anak mudah terjangkit penyakit. Hal inilah yang menjadi dasar mengapa tumbuh kembang anak tidak sepesat anak seusianya. Baiknya segera periksakan ke dokter anak dan mintalah anjuran pada ahlinya, supaya buah hati bisa mengejar ketertinggalanya.

3. Asupan gizi buah hati,

Asupan gizi yang diserap tubuh buah hati juga sangat berperan dalam tumbuh kembangnya, sehingga berikan nutrisi sesuai kebutuhan tubuh mereka. Setiap anak memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda, usahakan menyesuaikan dengan selera anak terhadap makanan. Sejak usia dini berikan makanan organik atau paling tidak mengolah makanannya sendiri sejak menginjak usia 6 bulan. Makanan yang sehat akan membantu meningkatkan metabolisme tubuh si kecil sehingga pertumbuhan maupun perkembangannya tidak tersendat.

Masalah asupan gizi ini memang penting sekali digaris bawahi sebab anak-anak seringkali kekurangan gizi, padahal makanannya sederhana saja. Anda bisa memperkenalkan aneka jenis sayuran maupun sumber protein lalu dihaluskan memakai blender. Membeli beberapa buah pun bisa disimpan selama beberapa hari sehingga menjadikan anak sehat terasa lebih muda.

Supaya lebih maksimal tambahkan produk Wyeth yang sesuai kebutuhan buah hati untuk melengkapi asupan nutrisinya. Kandungan nutrisi terbaiknya akan membantu mengurangi efek dari faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi lambat.