3 Tahap Prosedur untuk Izin Investasi Modal Asing Lewat Badan Penanaman Modal

Modal asing yang ditanam di Indonesia adalah hal yang sudah lumrah dilakukan. Apalagi ketika Indonesia tak memiliki dana cukup untuk membangun industri berat dan infrastruktur sendirian. Masuknya modal asing juga akan membantu ekonomi karena menciptakan pasar dan merangsang kompetensi di antara produk lokal, baik dengan produk sendiri maupun dengan saling bekerja sama. Tentu saja, semua itu harus melalui jalur khusus, yaitu lewat badan penanaman modal BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal).

3 Tahap Prosedur untuk Izin Investasi Modal Asing Lewat Badan Penanaman Modal

Ketika Anda memutuskan untuk bermitra dengan pihak asing, maka Anda sebaiknya mempelajari lebih dalam tentang siapa itu BKPM dan fungsi mereka. Dengan mengerti badan tersebut, Anda juga akan semakin mengerti tentang proses penanaman modal asing di Indonesia dan tahapan-tahapan yang harus dilalui. Secara mudahnya, mitra asing Anda haruslah melalui 3 tahap berikut, yaitu persiapan, konstruksi, dan operasi/produksi. Keterangan lebih rinci bisa Anda baca di bawah ini.

 

Berikut ini adalah tentang tahap pertama yang harus dilalui:

 

  • Pada tahap persiapan ini, Anda harus mengajukan permintaan tentang investasi pada Badan koordinasi penanaman modal┬áini.
  • Sediakan data tentang siapa calon investor Anda tersebut, dari informasi tentang bisnis mereka, berapa modalnya, apa saja produk yang akan diproduksi, perkiraan omset, tenaga kerja yang diperlukan, pemegang saham, dll.
  • BKPM akan mengevaluasi permintaan Anda dalam waktu sekitar 4-7 hari. Jika permintaan Anda disetujui, maka BKPM bakal mengeluarkan izin yang disebut Izin Prinsip. Ini dasar dari rencana penanaman modal.

 

Setelah izin berhasil didapatkan, saatnya melakukan tahap kedua dan ketiga. Perhatikan ini:

 

  • Tahap kedua
  • Realisasi segala rencana di dalam Izin Prinsip. Contohnya mendirikan PT, melengkapi dokumen, sarana, dan fasilitas yang sudah disetujui.
  • Tahap ini adalah tahap di mana Anda menyewa bangunan kantor, mengurus surat izin usaha, AMDAL, dan administrasi lain.
  • Anda juga bisa mengajukan pembebasan pajak untuk mesin-mesin yang bakal dipakai.

 

  • Tahap ketiga
  • Tahap ini adalah tahap akhir ketika usaha Anda dan mitra sudah siap beroperasi dan tinggal mendapatkan izin.
  • Ajukan izin usaha tetap dengan menyerahkan semua salinan dokumen penting ke BKPM.
  • BKPM akan mengevaluasi lagi. Setelah semua dokumen dinyatakan lengkap dan sesuai syarat, maka BKPM akan mengeluarkan izin usaha tetap, atau disingkat IUT.
  • Proses untuk mendapatkan IUT ini bisa berlangsung 7 sampai 10 hari.

Itulah proses yang harus Anda dan mitra asing Anda lalui jika ingin mendirikan usaha maupun menanam modal di sini. Sebenarnya proses lewat badan penanaman modal ini tidaklah terlalu sulit. Selama Anda dan mitra Anda mengikuti aturan dan prosedur yang ada, memenuhi semua persyaratan, dan tak ada pelanggaran yang dilakukan, izin akan diberikan.